Dua bersaudara, Evy Silvia, 14, dan Ernawati, 23, ditemukan tewas setelah sempat hilang terseret arus Sungai Walanae di Dusun Mattoanging,Desa Seppaga,Kecamatan Libureng, kemarin.
Sementara Eny Purnama, 18, masih dalam pencarian tim gabungan Basarnas,Pemkab Bone, TNI,Polsek Libureng,dan warga. Evy ditemukan tewas sekitar 50 meter dari lokasi tempat mereka terjatuh dan tercebur ke sungai pada Rabu (6/10) malam. Sementara Ernawati ditemukan kemarin sore, sekitar empat km dari lokasi ketiga korban mencuci perabot rumah tangga. Kondisi jenazah Ernawati mulai membiru akibat hampir dua hari tenggelam di dasar sungai.Korban langsung disemayamkan di rumah duka.Kedatangan jenazah Ernawati disambut histeris keluarganya.
Pencarian yang dilakukan tim gabungan kemudian dilanjutkan dengan menyisir Sungai Walanae. Menurut informasi yang dihimpun, ketiganya pada Rabu (6/10) siang, ke Sungai Wallanae dengan maksud akan mencuci beberapa perabot rumah tangga setelah ayah mereka meninggal dunia. Saat itu salah satu dari mereka diduga jatuh dan terpeleset sehingga saling menolong. Namun, arus sungai sangat deras sehingga ketiganya terseret. “Memang benar, ada adat warga sekitar jika ada keluarga yang meninggal, mereka mencuci pakaian atau tikar bekas almarhum dengan maksud buang sial,” ungkap Kapolsek Libureng AKP Kaharuddin kemarin.
Meluapnya arus Sungai Walanae itu disebabkan hujan deras mengguyur Bone selama dua hari terakhir Anggota Tim Search and Rescue (SAR) Unhas Nur Syamsiah mengungkapkan, hingga kini pihaknya melakukan pencarian hingga 12 km dari lokasi kejadian. “Memang ada kendala, selain cuaca buruk,medannya juga lumayan sulit,”ungkapnya.
Jumat, 08 Oktober 2010
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)
0 komentar:
Poskan Komentar