Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel akan menggelar donor darah massal dalam memperingati HUT Sulsel ke-341 yang jatuh pada 19 Oktober mendatang.Donor darah ini digelar secara serentak dan mencapai 9.000 pendonor.
Ketua Panitia HUT Sulsel Irman Yasin Limpo mengungkapkan, kegiatan social tersebut ditargetkan bisa memecahkan rekor donor darah terbanyak,dimana selama ini dipegang oleh DKI Jakarta dengan jumlah massal mencapai 8.000 orang. ”Kita ingin donor darah massal dalam rangka HUT Sulsel ini bisa mendapatkan rekor MURI (Museum Rekor Indonesia).” ”Kalau DKI Jakarta bisa dengan 8.000 orang, kali ini kita akan pecahkan dengan jumlah 9.000 orang,” ungkap Irman kepada SINDO kemarin. Adik kandung Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo ini mengatakan, kegiatan donor darah ini akan digelar serentak di seluruh kota/kabupaten di Sulsel.
Untuk Kota Makassar, jumlah penyumbang darah ditargetkan mencapai 6.000 orang, sedangkan di kabupaten ditarget 3.000 orang. Untuk mencapai rekor MURI tersebut, Pemprov Sulsel akan melibatkan seluruh kalangan masyarakat, mulai dari pelajar,mahasiswa, PNS,TNI-Polri,karyawan swasta, hingga masyarakat umum. ”Kita ingin hari jadi provinsi yang kita cintai ini bisa mencatat sejarah dan tercatat di MURI,”kata Irman. Dari hasil rapat persiapan pelaksanaan HUT ke-341 Sulsel kemarin, sejumlah kegiatan besar juga akan dihelat di Kota Makassar sebagai momentum hari jadi Sulsel. Beberapa di antaranya yakni One Day Workshop yang hadiri bupati se-Sulsel dan sebagai pembicara Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi,Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan) RI EE Mangindaan,serta Gubernur Syahrul Yasin Limpo.
Dalam kegiatan ini, juga akan dicanangkan komitmen seluruh kepala daerah untuk peningkatan pelayanan publik. Selain itu, dilaksanakan pula rapat koordinasi yang dihadiri gubernur se-Indonesia dengan membahas ekonomi dan insfrastruktur. Kegiatan ini rencananya dihadiri Presiden SBY dan digelar selama 17-18 Oktober di Trans Tower. Pada puncaknya nanti, akan digelar upacara HUT Sulsel di lapangan rujab gubernur, sidang paripurna di DPRD Sulsel,dan ditutup dengan zikir bersama dan mendatangkan Ustad Arifin Ilham serta Hadad Alwi.Kegiatan ini digelar 19 Oktober. Pada HUT Sulsel kali ini,turut dilaksanakan peletakan batu pertama sejumlah mega proyek yang digagas oleh Pemprov Sulsel.
Beberapa proyek yang menelan dana miliaran rupiah ini masing- masing pembangunan Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Kab Gowa, pembangunan Waterboom dan Taman Burung di Benteng Sombaopu. Terdapat pula pembangunan Kampus Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) di Kelurahan Untia Kec Biringkaya, peresmian halte Celebes Compention Centre (CCC), serta penyerahan 450 unit rumah di Perumahan Baruga Graha Sayang Praja di Antang.
Selain itu, HUT Sulsel ini juga dilaksanakan ekspor perdana biji besi Sulsel ke mancanegara, penyemaian bibit dari udara yang bekerjasama dengan Kalla Grup, Dinas Kehutanan dan Fakultas Kehutanan Unhas, penyerahan beasiswa 100 mahasiswa berprestasi, serta penyerahan bantuan 13 unit masjid di beberapa kabupaten. Irman yang juga Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Sulsel ini menyebutkan, hari jadi Sulsel kali ini mengangkat tema ‘Transpormasi Peradaban Sulsel yang Maju dan Berkualitas’.Hal ini,kata dia,fakta dilapangan ada kemajuan hampir di seluruh sektor dan harus ada perbaikan dari tahun-tahun sebelumnya.
”HUT Sulsel ini kita harapkan menjadi momentum untuk melestarikan budaya masa lalu,mulai dari kultural dan pemerintahan sebagai wujud kebanggan Sulsel. Filosofinya yaitu kebanggaan masa lalu dan keinginan maju di masa yang akan datang,”ujarnya. Khusus tagline, Pemprov Sulsel mengangkat ‘Saya Sulsel,Saya Bangga, dan Saya Maju’. Selain itu, turut diresmikan pula maskot Sulsel ‘I Baso dan I Besse’.Filosofi maskot tersebut menandakan warga Sulsel yang ramah terhadap semua orang dan membawa badik sebagai penanda pejuang sejati. Selain itu, turut dilakukan pula pameran dan ekspo, Celebes Fair dan Makassar Ekspo, pameran jejak,serta menampilkan 100 foto jejak Sulsel di masa lalu di Trans Studio.
Dilaksanakan pula, kegiatan festival lagu daerah, pemilihan putra-putri Sulsel, pertandinghan golf,tennis eksekutif, lomba karya tulis jurnalistik, pemilihan supir taksi teladan, dan gerak jalan santai. Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengungkapkan,hari jadi Sulsel kali ini diharapkan menyentuh seluruh kalangan masyarakat, tanpa terkecuali, dan bukan hanya milik pemerintah.
Kamis, 07 Oktober 2010
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)
0 komentar:
Poskan Komentar